Selasa, 18 Maret 2014

Kasus Cyber Crime TUGAS 1


Pengertian dari cyber crime adalah suatu istilah yang menunjukan suatu aktifitas atau kegiatan kejahatan dengan media komputer, termasuk juga didalamnya kejahatan dunia maya melalui jaringan komputer. Kejahatan ini banyak juga terjadi di Indonesia, contoh saja pornografi, hacking, perjudian online, dll.
Kali ini saya akan membahas beberapa contoh kasus yang terjadi di Indonesia.  

Kasus 1: Tentang perjudian online
                Kasus ini sering kita lihat dan dengar pada siaran berita dari berbagai media cetak. Dalam kasus ini kejahatannya dengan berjudi melalui media internet, dengan melakukan transaksi dari rekening seseorang dapat melakukan perjudian dari yang kecil hingga yang besar dalam sekali memasang taruhan. Perjudian ini berupa taruhan pertandingan sepak bola, kartu, dll.
                Biasanya perjudian ini sesorang diharuskan memasang ke suatu bandar melalui situs judi yang disediakan, batas yang ditaruhkan sesuai yang dimiliki dari orang tersebut. Dengan hanya mendaftar sebagai member ataupun free kepada admin, orang tersebut dapat mengikuti perjudian ini. Hasil yang diperoleh sungguh menggiurkan karena bisa sampai 10x lipat atau lebih dari pemasangan. Di indonesia sendiri sering terjadi perjudian sepak bola  dengan mempertaruhkan hasil dari pertandingan bola, tebak skor, dan juara tim. Hasilnyapun  dapat 2x lipat ataupun lebih dari pemasangan, misalnya memasang 100rb maka akan mendapat 100rb atau lebih jika si member menang dan akan ditransfer oleh admin situs.

Kasus 2: Tentang carding
                Kasus ini merupakan kasus mencuri nomor kartu kredit orang lain, dengan mengunjungi situs tersembunyi seseorang akan melakukan aktivitas mencari suatu nomor rekening seseorang dengan random maupun milih. Rekening yang didapat dapat diguanakan sebagai alat melakukan pembelian, penjualan ataupun transfer.  Dengan cara ini pihak pemilik dari rekenig yang digunakan tidak tahu menahu tentang transaksi tersebut dan pihak bank juga akan mengirimkan surat tagihan ataupun bukti transfer kepada pemilik rekening tersebut.
                Hal ini sangat merugikan dan membingungkan bagi si pemilik rekening. Polisi cyber juga tidak selalu bisa menangkap pelakunya karena hal tersebut jarang bisa dapat diketahui pelakunya dikarenakan pelaku melakukan hal ini di sembarang tempat penyewaan komputer/warnet dan tidak menggunakan komputer sendiri dan selalu berpindah-pindah.

Kasus 3: Tentang Hacking
                Hacker adalah seseorang memperlajari sistem komputer secara lebih detail sampai menjadi ahli. Seseorang dengan kemampuan  ini bisa melakukan hal buruk dalam dunia komputer. Biasanya disebut sebagai cracker yaitu seseorang yang berminat memperdalam ilmu komputernya untuk melakukan kejahatan. Seorang cracker akan melakuan perusakan pada komputer lain dengan jalur internet, mereka akan menyerang target dengan cara sederhana maupun rumit, dan mereka juga akan hati-hati dengan jejak mereka.
                Serangan mereka berupa perebutan akun, me-downkan sebuah web, mengambil alih komputer, menyebarkan virus, malware, dan trojan, dll kejahatan komputer. Dan terkadang sampai komputer target menjadi lumpuh dengan penyerangan langsung ke dalam dos. Biasanya mereka melakukannya untuk menguji kemampuan sesama cracker, muaskan nafsu ataupun juga mencari keuntungan lainnya. Kegiatan ini juga sangat berbahaya bagi orang awan yang mempelajarinya, jadi hal ini perlu pengetahuan yang tinggi.
Kasus 4: Tentang pornografi
                Kasus ini sangat banyak diberitakan karena sering kita lihat kasus skandal video porno yang terkuak ke publik terjadi di Indonesia. Kasus pornografi sangat cepat menyebar ke publik melalui jaringan internet, video maupun foto sangat mudah didapat walaupun pemerintah sudah menerapkan pemblokiran situs terlarang tapi dengan mudah seseorang juga dapat menembus situs tersebut dengan hanya mengubah dns pada komputer.
                Situs yang lama mungkin dapat terblokir atau dihapus akan tetapi sepertinya akan terus bertambah banyak situs baru yang muncul selama masyarakatnya tidak membantu program blokir dari pemerintah inijadi kemungkinan kasus ini pun tidak akan pernah mati karena kelakuan pemerintah juga yang sering membuat skandal sendiri sehingga masyarakat akan menguaknya ke publik juga.

Kasus 5: Pencemaran nama baik, penipuan dan asusila
                Kasus ini banyak juga ditemukan. Pencemaran nama baik dan saling mengadukan pelecehan melalui sosmed. Dengan melakukan pembohongan publik tentang orang yang terkenal di Indonesia, memnculkan berita yang tidak semuanya benar.
                Kasus asusila juga bisa terjadi dengan melakuakn penculikan dan pelecehan seksual berkedok sebagai mencari jodoh dengan berkenalan dan melakukan pertemuan yang berujung penculikan maupun pemerkosaan, dan ada juga yang berkedok penjualan diri. Biasanya terjadi pada remaja perempuan maupun gadis lugu bahkan hal ini sangat mudah di temukan pada sosila media yang banyak digunakan oleh orang-orang
                Kasus penipuan sebagai kedok dari jual beli dengan mentransfer ke rekening ataupun keuntungan berlipat seperrti mendapat pulsa dengan gratis melalui link. Juga banyak ditemukan. Hal ini sangat berbahaya bagi orang awan karena terpikat dari keuntungan dan kebutuhan yang mendesak.


Dan masih banyak lagi kasus yang lainnya.
Categories:

1 komentar:

  1. kejahatan dengan media komputer apalagi kejahatan di dunia maya sudah banyak tersebar luas dan harus berhati-hati jika sedang berkelana di dunia maya ini..
    https://www.tokopedia.com/codyonline/etalase/power-supply

    BalasHapus

Judul Lain