Kamis, 24 April 2014

Sertifikasi keahlian di bidang IT ( Nasional dan Internasional ) (Tugas 2)

tugas 2 etika dan profesionalisme TSI#

Bekerja pada pekerjaan dibidang IT menuntut seseorang yang berkecimpung dalam dunia IT ini harus mengembangkan kemampuan dan pengetahuan yang dimilikinya untuk tetap bisa mengikuti perkembangannya. Walaupun orang yang sudah pada level “ahli” pun tetap harus mengasah terus kemampuannya karena semakin ke depannya ilmu yang dimilikinya bisa saja akan ketinggalan atau tidak terlalu digunakan lagi pada masa depan.
Suatu objek pembuktian tentang keahlian sangat dibutuhkan untuk mendapat pengakuan tentang keahlian atau spesialis seseorang, maka dari itu sertifikasi sangat dibutuhkan termasuk pada bidang IT. Dengan adanya sertifikasi akan lebih mudah menduga suatu kemampuan orang tersebut dengan nilai dari standai kompetensi sertifikasi tersebut terutama bagi perusahaan yang mencari calon pegawainya yang harus mengetahui pengalaman apa yang dimilikinya pada bidang IT.
Sertifikasi akan diberikan jika seseorang yang mengikuti kegiatan keahlian dan lulus standar suatu pencapaian yang ditetapkan oleh pemberi Sertifikasi, jadi sertifikasi inilah yang merupakan bukti pencapaiannya menjadi seorang ahli.

Jenis sertifikasi
Pada umumnya masyarakat mengenal 2 jenis sertifikasi dasar, yaitu:
Sertifikasi akademik (sebenarnya tidak disebutkan sebagai suatu sertifikasi), yang diberikan kepada seseorang dengan menyandang gelar, Sarjana, Master, prof, dll.
Sertifikasi profesi. Yaitu suatu sertifikasi yang diberikan berdasarkan keahlian tertentu unutk profesi tertentu.

Keuntungan Sertifikasi
Dengan memiliki Sertifikasi akan memudahkan seseorang memperoleh kesempatan pekerjaan yang lebih banyak dengan posisi yang layak pada perusahaan, pengakuan seorang yang Profesional pada bidangnya kepada yang memperkerjakannya, lebih mudah mendapat promosi dengan posisi yang lebih tinggi lagi dalam perusahaan, dan juga dengan reputasi yang baik dan bagus akan menempatkan dirinya dapat berkompeten dengan para Profesional manca negara, serta meningkatkan kepercayaan dirinya akan lebih tinggi.

Tujuan Sertifikasi
Tujuan dari Sertifikasi adalah  akan terbentuknya ahli IT yang high quality dengan standar kerjanya yang sangat baik/tinggi, serta melahirkan  Profesional yang terus berlanjut.

Sertifikasi internasional
Sertifikasi untuk Office
Aplikasi desktop pada komputer untuk mengerjakan pekerjaan kantor mungkin sudah tak asing lagi didengar telinga para pengguna komputer, yaitu Microsoft Office mungkin telah menjadi aplikasi yang paling popular dan bersahabat dengan kita para pemakai windows. Banyaknya fitur dan utility dalam satu aplikasi sangat bermanfaat bagi pekerjaan kita. Mulai membantu menulis teks, membuat tabel, diagram, dll. Kemudahan dalam penggunaannya yang membuat aplikasi ini sangat populer karena tidak perlu mempelajarinya sangat mendalam. Akan tetapi pemanfaatan dari utilitas yang rendah membuat aplikasi ini tidak digunakan secara efisien sepenuhnya padahal banyak feature yang disediakan microsoft office
Sertifikasi Microsoft Office Specialist (Office Specialist) merupakan sertifikasi premium dari aplikasi desktop Microsoft. Sertifikasi ini adalah standar global untuk validasi pengakuan keahlian dalam menggunakan aplikasi Microsoft Office didalam meningkatkan produktivitas kerja.
Fokus dari sertifikasi Office Specialist adalah mengevaluasi tentang pemahaman lebih menyeluruh untuk program-program Microsoft Office dan Microsoft Project, peningkatan kemampuan untuk menggunakan feature-feature advanced, serta meningkatkan kemampuan untuk dapat keahlian mengintegrasikan program-program Office dengan software lain.
Sertifikasi Office Specialist tersedia dalam tiga jalur: Office 2003 Editions, Office XP, dan Office 2000. Untuk setiap jalur sertifikasi terbagi dalam tiga jenjang keahlian, yaitu Specialist, Expert, dan Master.
Sertifikasi Office Specialist juga terdapat tawaran sertifikasi khusus untuk Microsoft Project 2002 dan Microsoft Project 2000 yaitu program diluar dari program yang suite microsoft office. Ujian dari sertifikasi Office Specialist buat Microsoft Project lebih difokuskan pada kemampuan individu menggunakan berbagai tool/feature Microsoft Project dalam pelaksanaan berbagai step dari proyek, seperti perencanaan proyek, kustomisasi grafik dan laporan kemajuan proyek, dan memfasilitasi berbagai kegiatan kolaborasi dan komunikasi tim.

Daftar Authorized Training Partners
Daftar berikut adalah beberapa training center yang memberikan pelatihan kepada anda untuk melakukan ujian mendapatkan sertifikasi, daftar ini hanya panduan buat anda yang masih ragu ataupun menambah pengalaman agar lebih ahli dan lancar saat ujian sertifikasi  tidak ada salahnya anda memilih training tersebut sesuai yang anda inginkan. Training ini bekerja sama dengan vendor pembeir sertifikasi.
Vendor Training Partners
Adobe Digital Studio
Alias Digital Studio
CIW PT Intellisys TriPratama
PT Executrain Nusantara Jaya
CompTIA PT States Information technology
Informatics
Cisco Training Partners (PT Datacraft Indonesia)
PT Inixindo
80 lembaga pendidikan yang menjadi Cisco Academy Partner
Macromedia Digital Studio
Sekolah Web Indonesia
Informatics
Microsoft PT Asaba Computer Center
PT Ebiz Infotama
PT Executrain Nusantara Jaya
PT Intellisys TriPratama
PT Iverson Technology
PT Mitra Integrasi Informatika
PT NETtrain Infotama
PT Sarana Solusindo Informatika
PT Sentra Karya Informatika
Oracle PT Asaba Computer Center
PT Inixindo
PT Mitra Integrasi Informatika
SUN PT Inixindo
WOW WEB-C

Sertifikasi Nasional :
Hadirnya Lembaga Sertifikasi Profesi Telematika sangat bermanfaat bagi para SDM yang bekerja dibidang telekomunikasi, multimedia dan informatika (telematika) untuk  dapat memperoleh dan memiliki sertifikat kompetensi sesuai bidang kerjanya.
Pengembangan standar kompetensi kerja nasional dan sertifikasi profesi tenaga kerja diperlukan dengan seiring perkembanan TIK dan juga lebih banyak dibutuhkan tenaga ahli dibidang ini. LSP Telematika dibentuk oleh pemerintah tetapi setelah terbentuk dijalankan oleh para komunitas Telematika dan bersifat independen. Mereka bertugas menetapkan standarisasi kompetensi kerja, menyiapkan materi uji serta mengakreditasi unit-unit Tempat Uji Kompetensi dan menerbitkan Sertifikasi Kompetensi bidang Telematika.

KEUNTUNGAN SERTIFIKASI DI LSP-TELEMATIKA
Dalam perkembangannya, LSP Telematika menjadi rekomendasi profesionalisme bagi industri telematika di manca negara. Lembaga ini bersifat independen dan profesional dalam melaksanakan standarisasi, uji kompetensi dan sertifikasi bagi para profesional. Sertifikat yang dikeluarkan LSP Telematika merupakan bukti pengakuan atas kompetensi seseorang telah berhasil melakukan uji kompetensi yang ditentukan.
Materi kompetensi yang diujikan disusun berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang telah disahkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Penyusun SKKNI adalah para ahli telematika yang berasal dari Departemen Komunikasi dan Informatika, Departemen Pendidikan, Kementrian Ristek dan beberapa perusahaan TI di Indonesia.
Dalam pelaksanaan uji kompetensinya dengan menggunakan test engine dengan software yang integritasnya tidak diragukan lagi. LSP Telematika adalah pemegang lisensi Automated Testing Software (ATS) di Indonesia. Ujian dilaksanakan dengan berbasis komputer yakni suatu tes dengan dipandu dan mengerjakannya melalui media komputer juga penilaiannya.
Keunggulan Uji Kompetensi LSP Telematika :
1.      Metode ujian in aplication
2.      Sistem penilaian Output Based Oriented
3.      Penilaian hasil tes instan dan otomatis
4.      Multi language
5.      Pemberian soal random/acak
6.      Soal ujian terenkripsi
7.      Laporan hasil ujian sangat detail
8.      Integritas ujian terjaga

LANDASAN HUKUM LSP-TELEMATIKA
1.      Undang-Undang RI No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
2.      Surat keputusan Badan Nasional Sertifikasi Profesi Nomor KEP-16A/BNSP/III/2006 tentang lisensi kepada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Telematika
3.      Surat keputusan Badan Nasional Sertifikasi Profesi Nomor KEP-67/BNSP/VII/2009 tentang lisensi kepada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Telematika
4.      Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
5.      Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)
6.      Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional
7.      Pedoman BNSP 201, 202

TUGAS LSP TELEMATIKA :
1.      Mengembangkan Standar Kompetensi Kerja
2.      Membuat materi uji kompetensi
3.      Pelaksana akreditasi Tempat Uji Kompetensi (TUK)
4.      Menerbitkan Sertifikasi Kompetensi dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi
5.      Memiliki tanggung jawab teknis dan administrasi atas implementasi, pembinaan dan pengembangan standar kompetensi Kerja dan sertifikasi kompetensi
6.      Kegiatan kerja merujuk kepada Sertifikat ISO 17024

SISTEM KERJA LSP-TELEMATIKA


Untuk nasional ada 2 jenis Sertifikat yang sudah diterbitkan LSP Telematika, yaitu Certificate of Competence dan Certificate of Attainment.
a)      Certificate of Competence
Certificate of Competence (Sertifikat Kompetensi) adalah bukti suatu pengakuan atas kompetensi seseorang setelah  melakukan dan menyelesaikan uji standar kompetensi dalam suatu bidang kerja.
b)      Certificate of Attainment
Untuk Sertifkasi ini penilaian atas unit kompetensi yang jenjang jabatannya berdasarkan kebutuhan dari pasar.


http://vhyo17.wordpress.com/2011/05/27/sertifikasi-keahlian-di-bidang-it/

Judul Lain