Sabtu, 05 Maret 2011

KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN

A.      Pendekatan kesusastraan
Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan dasar dan umum tentang konsep-konsep yang mengkaji masalah manusia dan kebudayaan. Ilmu Budaya Dasar menggunakan pengetahuan tentang budaya untuk mengkaji manusia dengan budayanya.
Seni adalah bentuk ekspresi yang dicurahkan dari dalam jiwa manusia, disampaikan dalam berbagai bentuk dan diterima oleh indra.  Bentuk seni dapat beraneka ragam dan dapat ditemui dimana saja. Kesusastraan adalah Sastra, Sastra adalah perwujudan pikiran dalam bentuk tulisan, berbentuk gambar, melody musik, serta lukisan.
Hubungan ilmu budaya dasar dengan kesusastraan :
  1.  sastra merupakan bahasa yang mempunyai kemampuan yang menampung kegiatan manusia
  2. Sastra juga lebih mudah berkomunikasi 
B.   IBD Yang dihubungkan Prosa.
Prosa adalah cerita rekaan dan diartikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pameran,lakuan,peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi. Dalam kesusastraan kita mengenal jenis prosa lama dan prosa baru.

Prosa lama meliputi :
· Dongeng: Cerita yang tidak benar-benar terjadi.
· Hikayat: Cerita yang sulit diterima akal,merupakan cerita rekaan, namun memiliki Pesan dan amanat bagi pembacanya.
· Sejarah: Kejadian masa lampau yang benar-benar terjadi atau riwayat asal-usul.

Prosa baru Meliputi :
· Kisah: Satuan naratif yang seringkali dibedakan dari cerita.
· Cerpen: Suatu bentuk prosa naratif fiktif, cenderung padat dan langsung pada tujuannya,
· Novel: Karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif, biasanya berbentuk cerita.
· Biografi: Kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang.
· Otobiografi: Biografi yang ditulis oleh subyeknya.

C.    Nilai-nilai dalam prosa fiksi.
Prosa fiksi dalah prosa yang mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra, nilai-nilai prosa fiksi antara lain:
1.      memberikan wawasan
2.      memberikan inforrmasi
3.      memberikan kesenangan
4.      memberikan warisan budaya

D.   IBD Yang dihubungkan Dengan Puisi
Puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenal kehidupan manusia, alam, dan Tuhan melalui media bahasa yang artistic/esthetic, yang secara padu dan utuh dipadatkan kata – katanya.

Kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :
1.    Figura bahasa
2.    Kata – kata yang bermakna ganda.
3.    Kata – kata berjiwa.
4.      Kata – kata yang sudah diberi nilai-nilai,rasa,dan asosiasi-asosiasi tertentu.

alasan – alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan IBD adalah sebagai berikut :
1.    Hubungan puisi deengan pengalaman hidup manusia.
2.    Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual.
3.    Puisi dan keinsyafan social.

Minggu, 27 Februari 2011

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Ke-2 kata tersebut tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan. Budaya diciptakan oleh manusia melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan sehari-hari dalam hidupnya.

1.  Hakekat Manusia
Manusia adalah makhluk yang paling sempurna yang diciptakan Tuhan melebihi apapun yang diciptakan-NYA. Manusia terbentuk dari jiwa dan raga dengan akal serta nafsu didalam dirinya.
Manusia diturunkan untuk menjadi khalifah(pemimpin) di bumi, dan untuk menjalani hidup sebelum kembali kepada-NYA. Manusia hidup berdampingan satu sama lainya, berinteraksi, saling berbagi, menyayangi, dan gotong-royong.

2.    Kepribadian Bangsa Timur
manusia disetiap wilayah berbeda-beda dari kebiasannya, adat istiadat, kebudayaan,dan Kepribadiannya. Indonesia termasuk dalam bangsa timur. Bangsa timur terkenal dengan kepribadian yang ramah tamah dan saling gotong-royong sehingga wilayah lain suka dengan kepribadian bangsa timur.

3.  Definisi Kebudayaan
Kebudayaan adalah serangkaian aturan-aturan, dan petunjuk-petunjuk  sebagi pengetahuan manusia untuk memenuhi kehidupan sehari-hari baik jasmani dan rohani

4.  Kaitan Manusia dan Kebudayaan
Manusia dan kebudayaan pada hakekatnya memiliki hubungan yang sangat erat, dan hampir semua tindakan dari seorang manusia itu adalah merupakan kebudayaan. kebudayaan manusia itu menciptakan suatu keindahan yang biasa kita sebut dengan suatu seni. Keindahan/seni dibutuhkan oleh setiap manusia agar kehidupan yang dijalaninya menjadi indah


http://arikaka.com/manusia-dan-kebudayaan/

Sabtu, 19 Februari 2011

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI

Pengertian
Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sansekerta: panca berarti lima dan sia berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sejarah perumusan
Dalam upaya merumuskan Pancasila sebagai dasar negara yang resmi, terdapat usulan-usulan pribadi yang dikemukakan dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yaitu :
§  Lima Dasar oleh Muhammad Yamin, yang berpidato pada tanggal 29 Mei 1945. Yamin merumuskan lima dasar sebagai berikut: Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. Dia menyatakan bahwa kelima sila yang dirumuskan itu berakar pada sejarah, peradaban, agama, dan hidup ketatanegaraan yang telah lama berkembang di Indonesia.
§     Panca Sila oleh Soekarno yang dikemukakan pada tanggal 1 Juni 1945. Sukarno mengemukakan dasar-dasar sebagai berikut: Kebangsaan; Internasionalisme; Mufakat, dasar perwakilan, dasar permusyawaratan; Kesejahteraan; Ketuhanan. Nama Pancasila itu diucapkan oleh Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni itu, katanya:
Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan, lima bilangannya. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa - namanya ialah Pancasila. Sila artinya azas atau dasar, dan diatas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi.

Pancasila sebagai Ideologi Bangsa
Pancasila sebagai dasar negara sering disebut juga sebagai dasar filsafah negara. Pancasila berguna dalam mengatur pemerintahan serta penyelenggaranya. Pancasila yang isinya tertulis didalam pembukaan UUD 1945 pada alenia ke-4 yang berbunyi ”...maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia...” memiliki arti bahwa Pancasila merupakan dasar-dasar negara dalam kehidupan , yaitu sebagai pedoman hidup, pandangan hidup, pegangan hidup dan petunjuk hidup bagi kita sebagai warga negara Indonesia dalam menjalani kehidupan sehari-hari  seperti  kegiatan kita, tingkah laku kita, perbuatan kita, dsb.

Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah Pancasila sebagai cita-cita negara atau cita-cita yang menjadi pedoman dalam menjalani sistem kenegaraan untuk
seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, serta menjadi tujuan hidup berbangsa dan
bernegara Indonesia.

Nama ideologi berasal dari kata ideas dan logos. Idea berarti gagasan,konsep,
sedangkan logos berarti ilmu. Pengertian ideologi secara umum adalah
sekumpulan ide, gagasan, keyakinan, kepercayaan yang menyeluruh dan
sistematis dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan keagamaan.
Ciri-ciri ideologi adalah sebagai berikut :
  1. Mempunyai derajat yang tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan
    kenegaraan.
  2. Dapat diterapkan sebagai pandangan hidup, pedoman hidup, dan  pegangan hidup. Dipelihara dan dilestarikan kepada generasi berikutnya, serta diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban.
Ideologi terbagi menjadi 2, yaitu:
Ideologi Terbuka
a)                merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
b)                Berupa nilai-nilai dan cita-cita yang berasal dari dalam masyarakat sendiri.
c)                 Hasil musyawarah dan konsensus masyarakat.
d)                Bersifat dinamis dan reformis.

Ideologi Tetutup
a)                       Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
b)   Bukan berupa nilai dan cita-cita.
c)    Kepercayaan dan kesetiaan ideologis yang kaku.
d)   Terdiri atas tuntutan konkret dan operasional yang diajukan secara mutlak
Pancasila sebagai dasar filsafat serta ideologi bangsa dan negara Indonesia, tidak terbentuk begitu saja dengan hanya diciptakan oleh seseorang seperti yang terjadi pada ideologi-ideologi lain di dunia. Akan tetapi terbentuknya Pancasila mengalami proses yang sangat panjang dalam sejarah bangsa Indonesia.

Dari zaman kerajaan pertama yang ada di Indonesia dahulu nilai-nilai Pancasila sudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti nilai sosial politik dan ketaatannya pada agama yang dianut pada masyarakat zaman dahulu. Nilai-nilainya telah ada dan berasal dari bangsa Indonesia itu sendiri, seperti adat- istiadat, kebudayaan, dan nilai-nilai keagamaan. Nilai-nilai tersebut dirumuskan berdasarkan moral luhur
a)    Asal bahan
Bangsa Indonesia adalah asal dari nilai-nilai Pancasila itu sendiri, nilai-nilai yang digali  berasal dari bangsa Indonesia yang bermula dari adat-istiadat, kebudayaan serta nilai religius. Asal bahan Pancasila adalah pada bangsa Indonesia yang terdapat dalam kepribadian dan pandangan hidup bangsa Indonesia.
a)      Asal bentuk
Asal mula bentuk Pancasila adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta serta anggota BPUPKI lainya yang merumuskan yang termuat dalam pembukaan Undang Undang Dasar 1945,
b)      Asal tujuan
tujuannya untuk dijadikan sebagai landasan dasar negara.

Jumat, 18 Februari 2011

ISD Sebagai salah satu MKDU


PENGERTIAN
Ilmu sosial dasar biasa disebut dengan ISD yang artinya adalah ilmu yang menelaah tentang masalah sosial yang ada dimasyarakat Indonesia. Manusia sebagai makhluk sosial tentu tidak mungkin bisa memisahkan hidupnya dengan manusia lain. Maka dengan itu kita perlu mempelajari ISD ini untuk mengetahui masalah sosial yang ada di masyarakat.

TUJUAN ISD
  • Membuat kita peka atau reflek dengan lingkungan.
  • Membuat kita sadar akan sekeliling kita masalah-masalah sosial yang sedang terjadi.
  • Kita tahu perkembangan yang ada dimasyarakat
  • Memeperluas pengetahuan



KELOMPOK ILMU PENGETAHUAN
  • Natural Science
  • Social Science
  • Humanities



PERBEDAAN ISD DENGAN IPS
  • Sebelumnya kita flashback dulu tentang IPS, IPS adalah pelajaran untuk mengenal ilmu sosial
  • ISD dipelajari waktu menempuh pendidikan di perguruan tinggi, sedangkan IPS adalah pelajaran waktu SD, SMP, dan SMA.
  • ISD adalah mata kuliah tunggal, sedangkan IPS pelajaran dari sebuah mata pelajaran sekolah.
  • ISD membentuk kepribadian mahasiswa, sedangkan IPS untuk kebutuhan membentuk sikap.



PERSAMAAN ISD DENGAN IPS
  • Sama-sama mempelajari tentang ilmu sosial
  • Sama-sama untuk pendidikan



http://swm-agung.blogspot.com/2010/11/isd-sebagai-salah-satu-mkdu.html

Sabtu, 20 November 2010

Pergaulan Bebas

Pergaulan bebas itu adalah salah satu bentuk perilaku menyimpang. Pergaulan bebas sering samakan dengan sesuatu perbuatan negatif seperti seks bebas, narkoba, kehidupan malam, dll.  Istilah ini diadaptasi dari budaya barat  dimana orang bebas untuk melakukan hal-hal negatif yang diatas tanpa takut menyalahi norma-norma yang ada dalam masyarakat. Pergaulan bebas di kalangan remaja sudah mengalami khawatiran, karena masa remaja adalah dimana seorang manusia akan mencari jati dirinya untuk dimasa depan apakah dia akan menjadi orang baik atau sebaliknya. Akan tetapi, remaja sangat masih labil, jadi mereka belum mampu untuk mengontrol dirinya sendiri sehingga mereka mudah terjatuh dalam kenikmatan yang ditawarkan dalam pergaulan bebas. Masalah pergaulan bebas ini sering kita dengar baik di lingkungan maupun dari media massa.

1.      Berikut ini di antara penyebab maraknya pergaulan bebas:
  • Sikap mental yang tidak sehat
  • Pelampiasan rasa kecewa

2.      Dampak dari pergaulan bebas
Dampaknya adalah penyakit Human Immunodeficiany Virus/Acquired Immnune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS), khususnya pada kelompok umur remaja, salah satu penyebabnya adalah akibat pergaulan bebas melalui hubungan seks diluar nikah dan penyalahgunaan pemakaian narkoba

3.      Solusi Untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan Bebas
  • Memperbaiki cara pandang dengan mencoba bersikap optimis dan hidup dalam “kenyataan”.
  • Menjaga keseimbangan pola hidup.
  • Jujur pada diri sendiri.
  • Memperbaiki cara berkomunikasi dengan orang lain sehingga terbina hubungan baik dengan masyarakat,
  • Perlunya remaja berpikir untuk masa depan.

      Pergaulan bebas dapat dikurangi apabila setiap orang tua dan anggota masyarakat ikut berperan aktif untuk memberikan motivasi positif dan memberikan sarana & prasarana yang dibutuhkan remaja dalam proses keremajaannya sehingga segalanya menjadi bermanfaat dalam kehidupan tiap remaja. dan dari remaja sendiri juga harus dapat menempatkan dirinya sebagai remaja yang baik dan benar sesuai dengan tuntutan agama dan norma yang berlaku di dalam masyarakat. 

Judul Lain